Minggu, 06 September 2015

Figure Picture



KH. Hasyim Asyari


Today is English class for me and my friends. All of students must describe about social figure, education figure etc. But, before it the students prepare their figure picture. Many preparation for describing of figure, like the picture of figure, how to explain it?, the sentence and others. And this is the conversation between Diyah and Aan about KH. Hasyim Asyari:


Diyah  : hai Aan, look at this! This is my figure picture.


Aan     : hallo Diyah, who is he? It seems that, i don’t know before it..


Diyah  : oh my god Aan, are you sure?


Aan     : yeah diyah, i don’t know about your picture, look at this my picture! My picture is interesting. Look at me, please! This is afgan. Do you know him? Wooh he is perfectly.


Diyah  : hem, oh my god Aan, ok! I will tell you about this figure picture, this picture is KH. Hasyim Asyari, he was perfect figure. Are you Nahdlotul Ulama member An?


Aan     : yes, i am Nahdlotul Ulama member, why about it?


Diyah  : oh my god, KH. Hasyim Asyari was the leader of NU and he was also the organizer of NU.


Aan     : woow really? How can i don’t know about it?


Diyah  : oh Aan, what a pity you are! Do you know Aan? KH. Hasyim Asyari was the hero of Muslim. He was very brave person. He would not respect to sun and Caesar of Japan, he also brave provide material support Muslim from military of Japan. KH. Hasyim Asyari have to torture by military of Japan, his fingers also be hitter until broken by them.


Aan     : wow, oh my god! How can be? What the military of Japan have not kindness in their heart?


Diyah  : yes, maybe Aan. Early i think like that, maybe you will ask why did they do like that?


Aan     : yeah Diyah, oh i am very shocked.


Diyah  : because like a said before Aan, KH. Hasyim Asyari will not follow them. He choose to protest them. In his opinion, the human only pray to god and not pray to sun or Caesar. And do you know about Islamic boarding in tebuireng jombang?


Aan     : yes, i know. That is Islamic boarding’s gus dur and in there also grave’s gus dur. Right?


Diyah  : yes , that is right Aan. But there, actually KH. Hasyim Asyari built that Islamic boarding and actually his family disagree about it. Why? Because in tebuireng is popular village with gambler, thief, criminal and others. His family recommend him for living in other place. But, he is said “if i stay in place consist of many kind people and have many knowledge. So i don’t need to change or teach him”


Aan     : waw, this is true? Did you lie to me?


Diyah  : oh no Aan, that is true.


Aan     : OK, and then do you know about the educational background of KH. Hasyim Asyari?


Diyah  : oh i know. From the writing that i read, KH. Hasyim Asyarai ever studied in Langitan, Rembang, Madura and he also studied in Makkah for 7 years. There he followed wahabi group, but in indonesia he did not teach about wahabi group. He followed Imam Syafi’i or Madzhab Syafi’i.


Aan     : oh, like that. Now i have understood about KH. Hasyim Asyari. Ok Diyah thank you for this information.


Diyah  : your welcome Aan, i also thank for your attention.


Aa       : OK! too

by: Alfu Alfin 

Sabtu, 21 Februari 2015

harapan dia



Harapku

Engkau tahu sepucuk harapnanku?
Apakah engkau benar-benar tahu sepucuk harapanku?
Harapan merah dalam gelap malam 
Yang selalu kubayangkan dalam anganku sebelum tidur
Aku menangis
Aku menangis dalam gelap malam bersama secangkir kopi beserta rembulannya
Kesedihanku selalu datang dalam gelap, dan inginkupun datang bersama
Aahhhhh
Pusing aku, muak, bangsat, persetan dengan semuanya
Hai kalian apakah kalian tak mengerti tentang hati yang lemah dengan beribu harap?
Aku menangis,,, ketahuilah, aku sungguh menangis dalam gelap-gelap malamku
Ya Allah
Salahkah hambamu ini? Salahkah hingga engkau kuutuk seperti ini?
Aahhh,,, tapi apa dayaku menyalahkanMu wahai yang mulia?
Sungguh sebenarnya aku tak pantas menyalahkan engkau
Kuhanya sanggup psasrah dan berjalan dalam setiap malam yang selalu ada kopi dan rembulannya
Aku menceritakan semuanya, aku telah menceritakan
Inginku....
Inginku...
Aku dan sepucuk haraoku yang ku tahu
Apakah kalian tahu?

PELAFALAN AYAT AL-QURAN



AL-Quran adalah kalam Allah berupa mukjizat yang diturunkan kepada nabi muhammad secara berangsur-angsur sebagai petunjuk bagi umat manusia hingga akhir zaman, ditulis dalam mushaf diawali surat alfatihah dan diakhiri dengan surat an-nas, diriwayatkan secara mutawattir, dan membacanya termasuk ibadah. Pernahkah anda berfikir untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan Al-Quran? Ya, mungkin terselib dalam lubuk hati anda dan terbesit dalam fikiran anda sebelumnya. Seseorang yang selalu berinteraksi dengan Al-Quran, yakni dengan mengimaninya, menerapkan tajwid dan makhroj dalam membacanya, mendengarkan, menghafalkan, memahami maknanya, ataupun mengamalkannya dengan menjadikannya sebagai pedoman dan hujjah dalam kehidupannya, maka ia akan mendapatkan dan kemuliaan disisi Allah baik di dunia maupun diakhirat. Al-Quran sudah tidak sulit lagi untuk dicari dalam kehidupan sekarang. Bahkan sudah dapat dipermudah dengan tanda bacaan-bacaan yang harus dibaca panjang, pendek, dan juga pelafalannya yang benar atau biasa disebut dengan tajwidnya. Berbeda dengan kehidupan dahulu yang lebih banyak orang menghafalkan Al-Quran agar lebih dekat dengan yang maha pencipta dan dapat selalu mengingat tanpa melihat. Karena, tidak ada Al-Quran yang mudah dibaca dibandingkan dengan kehidupan sekarang. Pada saat itu Al-Quran pun masih berbentuk mushaf atau lembaran-lembaran, bukan dibukukan atau terkumpul seperti Al-Quran sekarang.
pernah seorang raja yang menyuruh budaknya untuk mengirimkan surat kepada raja lain denganاىاك ىعىد واىاك ىسىعىن . Dalam Al-Quran surat Alfatihah ayat 4 yang berbunyi اِيّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْن namun apakah seorang raja mengirimkan tulisan seperti itu kepada raja yang lain? Jawabannya adalah tidak. Karena memang tulisan tersebut adalah ayat Al-Quran. Raja tersebut mengirimkan pesan اَتَاكَ بِعَبدٍ وَاَتَاكَ بِسَبعِيْنyang artinya aku mengirimkan seorang budak kepadamu dengan membawakan 70 dirham uang. Namun dalam kisah tersebut seorang budak itu telah mengambil uang yang seharusnya bukan miliknya lalu dia mendapat hukuman mati karena perbuatan itu. Cerita ini hanya sebatas pengetahuan tentang pelafalan yang mungkin akan berbeda satu sama lain dalam pengartiannya.
Pada masa pemerintahan Abu Bakar, saat perang yamamah yaitu perang yang melawan nabi palsu Musailamah Alkahzab dimana kehidupan itu banyak para penghafal Al-Quran wafat. Umar Bin Khattab khawatir jika para penghafal banyak yang wafat maka Al-Quran tidak bisa diwariskan dan di lanjutkan pada generasi selanjutnya. Maka Umar Bin Khttab mengajukan usul untuk pembukuan Al-Quran dalam satu kitab, dengan mengusulkan Zaid bin Tsabit untuk menjadi koordinator penulisan pembukuan Al-Quran. Karena dirasa Zaidlah yang mempunyai bacaan bagus dalam Al-Quran dan menghafal semua ayat Al-Quran. Tentang penulisan harokat dalam ayat Al-Quran pada saat dibukukannya Al-Quran belum terdapat harokat sampai dengan pada zaman khalifah Utsman. Menurut penjelasan Dr. Abdullah bin Muhammad al-Muthlaq.
Pertamatitik yang membedakan antara satu huruf dengan yang lainnya seperti ت ن ي ب ث ق ف غ ض ش ض ظ ز dan yang lainnya kita sebagai pembaca dapat mengetahui dan membaca bacaan dengan mudah dari titik titik tersebut. Titik-titik ini diberi dan diapaki pada zaman tabiin. Kedua harokat dan tanwin, yang pertama kali memberi harokat dan tanwin dalam kalimat bahasa arab adalah Abul Aswad ad-Duali yang beliau tuliskan ketika beliau menulis buku tentang belajar bahasa arab untuk meluruskan penulisan dan pelafalan dalam masyarakat. Ada juga yang orang yang pertama memberi harokat dan tanwin adalah Nashr bin Ash Al-Laith. Ketiga hamzah, tasydid, raum, isymam. Pertama kali yang meletakkannya adlah Kholil bin Ahmad Al-Farahidi. Keempat tanda-tanda tajwid, tanda washol, atau waqof. Semua ini tidak ada dalam naskah mushaf usmani. Baru dibubuhkan dalam Al-Quran setelah adanya ilmu tajwid.
Apapun yang kita baca dalam bentuk bahasa arab sudah dapat dibaca dengan mudah tanpa harus dikira-kirakan pembacaannya kembali.
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com